PT Kontakperkasa Futures | Makassar |
| Posted: 10 Nov 2020 09:16 PM PST
Kontak Perkasa Futures - Harga emas naik 1 persen pada hari Selasa, menyusul penurunan tajam di sesi terakhir, karena fokus kembali ke kemungkinan lebih banyak stimulus moneter untuk menghidupkan kembali ekonomi global yang masih belum pulih dari pandemi Covid-19. Dikutip dari CNBC, Rabu (11/11/2020), harga emas di pasar spot naik 1,1 persen menjadi USD 1.881,39 per ounce. Sementara emas berjangka AS naik 1,3 persen pada USD 1.878,70. Harga merosot sebanyak 5,2 persen pada hari Senin setelah pembuat obat AS Pfizer Inc mengatakan vaksin Covid-19 eksperimentalnya lebih dari 90 persen efektif berdasarkan hasil uji coba awal. Bank sentral tidak mungkin mengubah sikap akomodatif mereka dalam waktu dekat hingga menengah karena akan membutuhkan waktu untuk penyebaran vaksin dan peningkatan dalam pertumbuhan, inflasi dan pasar tenaga kerja, kata Lachlan Shaw, kepala penelitian komoditas di National Australia Bank. "Jika ekspektasi inflasi meningkat sebagai akibat dari aktivitas ekonomi yang meningkat dari vaksin, itu akan membatasi hasil nyata AS yang panjang dan menjadi pendorong pendukung untuk emas," tambahnya. Harga emas cenderung mendapatkan keuntungan dari stimulus yang meluas karena dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang. Sementara optimisme vaksin meningkatkan selera risiko, ketidakpastian terus membayangi dampak melonjaknya kasus Covid-19 di Amerika Serikat dan Eropa. "Saya masih berpikir kita akan mendapat lebih banyak stimulus dan Fed akan mempertahankan suku bunga rendah, sementara vaksin akan memberikan dorongan reflasi. Itulah mengapa pasar masih memegang emas," kata Stephen Innes, kepala pasar global ahli strategi di perusahaan jasa keuangan Axi. Presiden Dallas Federal Reserve Bank Robert Kaplan mengatakan pada hari Senin bahwa kebangkitan Covid-19 menimbulkan risiko bagi perekonomian, sementara Presiden Fed Cleveland Loretta Mester mengatakan program pinjaman darurat Fed masih diperlukan. |
| Subsidi Gaji Gelombang 2 Sudah Cair Posted: 09 Nov 2020 03:43 PM PST
Kontak Perkasa Futures - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, memastikan pembayaran termin II bantuan subsidi gaji/upah (BSU) mulai dicairkan hari ini, Senin (9/11/2020). Termin II ini merupakan penyaluran BSU untuk periode bulan November-Desember bagi para penerima BSU termin I. Jumlah dana yang diberikan kepada pekerja/buruh penerima tetap sama sebesar Rp1,2 juta (Rp 600 ribu per bulan). Mekanisme pencairan tetap mengikuti Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan dibagi per tahap (batch). "Kita pastikan termin II BSU sudah cair hari ini. Siang tadi saya dapat laporan bahwa data penerima BSU tahap 1 sebanyak 2.180.382 orang sudah diproses ke KPPN," kata Ida di Jakarta, Senin (9/11/2020). Selanjutnya BSU akan ditransfer ke Bank Penyalur dan dicairkan ke masing-masing rekening penerima baik rekening Himbara maupun non-Himbara sama dengan mekanisme termin pertama. Source liputan6 |
| You are subscribed to email updates from PT Kontak perkasa Futures | Makassar. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |


Comments
Post a Comment